"Apakah orang yang sudah mati, kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, (apakah dia) sama dengan orang yang berada dalam gelap-gelita yang sekali-kali tidak dapat keluar ia darinya?" (Surah al-An'am, 6: 122)
Bulan Ramadhan akan tiba lagi. Aku bermonolog sendirian. Sudah lama aku menyepikan diri dalam bilik berhawa dingin di ibukota Jakarta. Banyak, terlalu banyak yang ingin kuperkatakan disini. Ya, mungkin perkataan 'Aku' lebih sesuai sebagai kata ganti pertama bagi diri ini yang sedang memberontak dari dalam. Monologku kadang-kala lebih mudah terconteng di laman Facebook. Sukar rasanya untuk dituntaskan di sini. Seorang sahabat datang bertandang di kamarku. Pelbagai persoalan dilontarkan, hingga aku terpaksa mengemaskini pengetahuan aku tentang beberapa perkara bagi menjawab persoalan tersebut. Alhamdulillah, setidaknya hati ini sedikit tersentuh untuk bangkit.
Click to read more...






